Sabtu, 19 Oktober 2019

PERENCANAAN DAN ORGANISASI PT INDOFOOD


IT GOVERNMENT

MENYUSUN PERENCANAAN DAN ORGANISASI PT INDOFOOD
 








Dosen Pembimbing : Firamon Syakti, M.M., M.Kom.


Kelas  SI5M


Nama Kelompok:
·          M.Denny Richardo (171410089
·          Iffan Marta Alfallah (171410082
·          Gilang Ramanda Purba (171410082
·          Muhamad Erwin Saputra (171410095
·          Muhammad Farhan (171410110)

 JURUSAN SISTEM INFORMASI
FAKULTAS ILMU KOMPUTER
TAHUN AJARAN 2019/2020

   1)      PO1. Menyusun Rencana Strategis Teknologi Informasi
Nama Perusahaan
Penjelasan
PT INDOFOOD
Strategi Teknologi Informasi yang digunakan didalam PT ini yaitu:
·         Informasi, informasi adalah salah satu asset penting yang sangat berharga bagi kelangsungan hidup suatu organisasi/bisnis atau perusahaan, pertahanan keamanan dan keutuhan sebuah perusahaan, kepercayaan publik atau konsumen, sehingga harus dijaga ketersediaan, ketepatan dan keutuhan informasinya. Informasi dapat disajikan dalam berbagai format seperti: teks, gambar, audio, maupun video. Manajemen pengelolaan informasi dibagian IT menjadi penting ketika terkait dengan kredibilitas dan kelangsungan hidup orang banyak.
·         Data, sebuah data sangat penting bagi perusahaan dimana data ini adalah cangkupan diseluruh bagian perusahaan baik itu keuangan, operasi, karyawan, dan sebagainya. PT Indofood memiliki software yang bisa menyimpan semua data yang ada dan diperlukan oelh perusahaan tersebut.
Saat ini perusahaan mempunyai empat Kelompok Bisnis Strategis :
·         Perusahaan pembuat merk produk, yang memproduksi pembungkus mulai dari mi, bumbu makanan, snack hingga makanan khusus. Kelompok ini didukung oleh pembuat resep makanan, pengemasan dan divisi internasional
·         Perusahaan Bogasari, yang menghasilkan tepung seperti halnya pasta dan yang didukung oleh bagian pengiriman unit.
·         Perusahaan agribisnis, aktivitasnya adalah mengolah riset dan pengembangan benih kelapa sawit yang membudidayakan penanaman seperti halnya penyulingan dan pemasaran minyak goring, margarine , dan sebagainya. Ada juga yang operasinya meliputi the, karet, dan perkebunan coklat.
·         Yang terakhir adalah Perusahaan Distribusi yang paling luas di Indonesia, yaitu mendistribusikan mayoritas produk Indofoodd seperti halnya pihak ketiga.


Visi Indofoodd adalah “To Become a Total Food Solutions Company” dan misinya:
-          Meningkatkan stakeholders’ value secara terus menerus
-          Meningkatkan SDM, proses dan teknologi secara terus menerus
-          Menghasilkan mutu tinggi, inovatif dan produk yang disukai pelanggan
-          Memastikan ketersediaan produk ke pelanggan domestic dan internasional
-          Berperan untuk peningkatan mutu hidup Indonesia dengan menekankan gizi




2)      PO2. Mendefinisikan Arsitektur Informasi Korporat
Nama Perusahaan
Penjelasan
PT INDOFOOD
Arsitektur Informasi yang dimiliki oleh PT ini adalah:
1. Komite Audit
Komite Audit dibentuk dan disusun untuk memenuhi ketentuan dalam peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan. Misi Komite Audit adalah membantu Dewan Komisaris PT Indofood CBP Sukses Makmur tbk. dalam menjalankan peran pengawasan dengan mengkaji laporan keuangan perseroan.

2. Audit Internal
Audit internal bertanggung jawab untuk mengevaluasi efektifitas sistem pengendalian internal Indofood, memastikan bahwa seluruh prosedur telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan tepat waktu, serta memastikan reliability informasi operasional dan keuangan serta kepatuhan atas ketentuan dan kebijakan perseroan. Di samping itu, Audit Internal juga bertanggung jawab kepada direksi dan bertugas untuk melaksanakan audit dan mengawasi operasi perseroan untuk memberikan keyakinan bahwa pengelolaan di semua tingkatan telah dilaksanakan secara baik. Audit Internal secara berkala disampaikan kepada anggota komite audit direksi.

3. Sekretaris Perusahaan
Sekretaris Perusahaan bertugas sebagai penghubung antara perseroan dengan institusi pasar modal, pemegang saham, dan masyarakat. Sekretaris Perusahaan juga bertanggung jawab untuk memastikan kepatuhan pada peraturan dan ketentuan pasar modal, memberikan saran kepada direksi tentang perubahan peraturan, serta mengatur pertemuan direksi.

4. Manajemen Operasional
Setiap Manajer Operasional bertanggung jawab kepada direksi atas setiap kegiatan operasional perusahaan, mengkoordinir kegiatan operasional, serta sebagai penentu kebijakan operasional.

5. Manajemen Korporasi
Setiap Manajemen Korporasi memiliki fungsi masing-masing sebagai pengelola kegiatan perseroan.

6. Investor Relations
Investor Relations memiliki tanggung jawab utama untuk mengkomunikasikan secara proaktif kinerja keuangan perseroan maupun informasi lainnya secara konsisten dan transparan kepada analisis maupun investor.

7. Pengendalian Internal dan Manajemen Resiko
Manajemen Indofood bertanggung jawab dalam pembentukan dan penerapan pengendalian internal yang memadai, perkiraan resiko, dan pengelolaan resiko melalui sistem yang dirancang untuk memberikan keyakinan yang memadai bagi manajemen dan direksi.


3)      PO3. Menentukan Arah Perkembangan Teknologi
Nama Perusahaan
Penjelasan
PT INDOFOOD
Perkembangan teknologi pada PT Indofood dimulai pada saat era teknologi sudah terjadi dan sudah ada pada saat dibangunnya perusahaan ini. PT Indofood sudah dari dulu menggunakan Teknologi untuk keperluan perusahaannya tersebut. Bahkan didalam MISI perusahaan ini juga terdapat hal yang mencakup teknologi Meningkatkan SDM, proses dan teknologi secara terus menerus” Itu artinya PT ini memang mengutamakan teknologi didalam perusahaannya tersebut. Apalagi dalam hal pembuatan produk dan dalam hal pendataan semua laporan semuanya menggunakan teknologi sebagai kebutuhan perusahaan itu sendiri. Semua ini sudah ditanggung jawabkan oleh manajer itu sendiri.













4)      PO4. Merancang Struktur Organisasi Teknologi Informasi
Nama Perusahaan
Penjelasan
PT INDOFOOD
Struktur Organisasi PT ini terbagi menjadi empat bagian, yaitu :
1.  1. Executive Information System (EIS),
2.  2. Decision Support System (DSS),
3.  3. Management Information System (MIS), dan
4.  4. Transaction Processing System (TPS). 

Executive Information System (EIS)
Direktur Utama
Perseroan dipimpin oleh seorang direktur utama yang dibantu oleh delapan angota direksi lainnya dalam mengelola usaha perseroan diseluruh bidang. Direktur utama bertanggung jawab dalam mengembangkan arahan strategis perseroan dan memastikan bahwa seluruh target dan tujuan dapat tercapai.
– Decision Support System (DSS)
1. Direksi
Direksi bertugas untuk membantu Direktur Utama dalam mengelola usaha perseroan.
2. Dewan Komisaris
Dewan Komisaris memiliki tugas utama untuk mengawasi direksi dalam menjalankan kegiatan dan mengelola perseroan.
– Management Information System (MIS)
1. Komite Audit
Komite Audit dibentuk dan disusun untuk memenuhi ketentuan dalam peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan. Misi Komite Audit adalah membantu Dewan Komisaris PT Indofood CBP Sukses Makmur tbk.
2. Audit Internal
Audit internal bertanggung jawab untuk mengevaluasi efektifitas sistem pengendalian internal Indofood, memastikan bahwa seluruh prosedur telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan tepat waktu, serta memastikan reliability informasi operasional dan keuangan serta kepatuhan atas ketentuan dan kebijakan perseroan. Di samping itu, Audit Internal juga bertanggung jawab kepada direksi dan bertugas untuk melaksanakan audit dan mengawasi operasi perseroan untuk memberikan keyakinan bahwa pengelolaan di semua tingkatan telah dilaksanakan secara baik. Audit Internal secara berkala disampaikan kepada anggota komite audit direksi.
3. Sekretaris Perusahaan
Sekretaris Perusahaan bertugas sebagai penghubung antara perseroan dengan institusi pasar modal, pemegang saham, dan masyarakat. Sekretaris Perusahaan juga bertanggung jawab untuk memastikan kepatuhan pada peraturan dan ketentuan pasar modal, memberikan saran kepada direksi tentang perubahan peraturan, serta mengatur pertemuan direksi.
4. Manajemen Operasional
Setiap Manajer Operasional bertanggung jawab kepada direksi atas setiap kegiatan operasional perusahaan, mengkoordinir kegiatan operasional, serta sebagai penentu kebijakan operasional.
5. Manajemen Korporasi
Setiap Manajemen Korporasi memiliki fungsi masing-masing sebagai pengelola kegiatan perseroan.
6. Investor Relations
Investor Relations memiliki tanggung jawab utama untuk mengkomunikasikan secara proaktif kinerja keuangan perseroan maupun informasi lainnya secara konsisten dan transparan kepada analisis maupun investor.
7. Pengendalian Internal dan Manajemen Resiko
Manajemen Indofood bertanggung jawab dalam pembentukan dan penerapan pengendalian internal yang memadai, perkiraan resiko, dan pengelolaan resiko melalui sistem yang dirancang untuk memberikan keyakinan yang memadai bagi manajemen dan direksi.
– Transaction Processing System (TPS)
Divisi pada Manajemen Operasional antara lain
§  Divisi Mie Instan
§  Divisi Packaging
§  Divisi Dairy
§  Divisi Nutrisi dan Makanan Khusus
§  Divisi Snack Foods
§  Divisi Food Seasonings
§  Divisi Internasional
§  Divisi Bogasari
§  Divisi Agribisnis
§  Divisi Distribusi
Divisi pada Manajemen Korporasi antara lain
§  Divisi Treasury
§  Divisi Controller
§  Divisi Central Marketing
§  Divisi Corporate Purchasing
§  Divisi Investor Relations and Corporate Secretary
§  Divisi CHR and CPR
§  Divisi Legal
§  Divisi Corporate Internal Audit
§  Divisi Research and Development
§  Divisi Information Technology


5)      PO5. Mempertimbangkan Investasi Teknologi Informasi
Nama Perusahaan
Penjelasan
PT INDOFOOD
Investasi atau finansial Teknologi Informasi didalam PT Indofood ini sudah mempertimbangkan finansial yang diperoleh. Baik itu dibidang pemrosesan produk, keperluan yang dibutuhkan didalam perusahaan, serta keuntungan yang didapat di penjualan produk tersebut. Dengan adanya teknologi informasi ini sangat menguntungkan PT Indofood, karena bisa menghasilkan pemasokan dan pemrosesan bahan baku atau keperluan lainnya serta sangat menguntungkan digunakan kedalam pemasaran produk PT ini.








6)      PO6. Mengkomunikasikan Arah dan Sasaran Manajemen
Nama Perusahaan
Penjelasan
PT INDOFOOD
PT. Indofood akan terus berjuang sepanjang tahun untule lebih lanjut membina hubungan baik di semua tingkat staf dan manajemen untuk saling menguntungkan. PT ini melakukan program pelatihan setiap tahunnya. Program pelatihan bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam rangka membantu semua divisi dalam mempertahankan  pangsa pasar dan keuntungan di pasar yang semakin kompetitif.

Sasaran Manajemen
Cara agar tercapai
Menetapkan sistem manajemen mutu.
Membuat tim manajemen mutu dan menetapkan auditor.
15% dari keuntungan untuk kegiatan sosial dan pendidikan.
Menyalurkan dana/bantuan untuk korban bencana alam dll.
Meningkatkan efisiensi dan produksi sebanyak 25% per tahun.
Melakukan pengecekan alat produksi secara berkala, melakukan pembaruan alat produksi dan menarik investor
Meningkatkan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia(100%)dari pegawai.
Mengadakan program latihan seperti diklat.

7)      PO7. Mengembangkan Sumber Daya Manusia
Nama Perusahaan
Penjelasan
PT INDOFOOD
Menyadari pentingnya peran pelatihan SDM dalam mendukung kesuksesan dan kesinambungan perseroan. Itulah mengapa perusahaan ini menempatkan manajamen sumber daya manusia sebagai salah satu strategi dan kunci utama menuju kesuksesan kinerja. Hingga kini, PT Indofood telah mempekerjakan puluhan ribu karyawan dengan kondisi demokrasi dan kompetensi yang berbeda. Pada level kerja yang lebih tinggi, SDM dibekali kemampuan manajerial dan leadership. Tak jarang proses pengembangan juga diikuti dengan penyediaan fasilitas pelatihan baru serta modul-modul pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan.
Besarnya perhatian yang diberikan perusahaan Indofood terhadap sumber daya manusianya ditunjukkan dengan pemberian pelatihan berdasarkan kebutuhan kompetensi di setiap jabatan, mulai dari tingkat jabatan operatif yang bersifat teknis hingga tingkat yang lebih tinggi dan bersifat kompetensi manajerial dan leadership.
Keseriusan ini sejalan dengan misi perusahaan, yaitu memberikan solusi atas kebutuhan pangan secara berkelanjutan; senantiasa meningkatkan kompetensi karyawan, tingkat produksi, dan teknologi; memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat dan lingkungan secara berkelanjutan; dan meningkatkan stakeholders’ values secara berkesinambungan. Berikut ini hal-hal yang dilaksanakan dalam pengembangan talenta SDM di perusahaan Indofood:
  • Mengetahui kebutuhan karyawan sebagai cara mengoptimalkan kegiatan operasional perusahaan. maka dari itu, setiap pegawai harus bekerja secara profesional sesuai dengan tanggung jawabnya. Di lain pihak, perusahaan juga menghargai kebutuhan para pekerjanya dan mengadakan pelatihan untuk memperoleh hasil maksimal.
  • Mengadakan training untuk karyawan setiap bulan atau dalam kurun waktu tertentu. Tujuannya untuk mendapatkan SDM profesional dan juga ahli dalam bidang pekerjaan yang dikerjakan. Tenaga profesional, ahli dan terdidik tentunya akan membawa perusahaan menuju kemajuan dan perkembangan yang pesat.
  • Mengadakan pelatihan untuk karyawan baru agar mereka lebih mudah memahami seluk beluk berkarir dan budaya yang ada di perusahaan. Dalam pelaksanaannya, karyawan baru dilatih oleh karyawan senior agar lebih cepat tanggap dan cepat mengikuti serta beradaptasi dengan karyawan lainnya.
  • Memilih karyawan baru melalui seleksi. Serangkaian tes dan persyaratan yang harus dipenuhi calon karyawan saat hendak masuk perusahaan dimaksudkan untuk mendapatkan SDM yang benar-benar unggul di bidangnya. Dengan begitu, mereka bisa lebih mudah paham dan dapat segera bekerja setelah menerima penjelasan singkat.
  • Menawarkan jenjang karir dan promosi jabatan sebagai stimulasi untuk memicu kemampuan setiap karyawan mengembangkan diri demi memajukan perusahaan. Penawaran tersebut juga diharapkan dapat menjaga loyalitas para pekerja kepada perusahaan.



8)      PO8.Menjamin Pemenuhan Standar Eksternal
Nama Perusahaan
Penjelasan
PT INDOFOOD
Melalui perencanaan strategi yang bersifat dinamis dan fleksibel, sebuah perusahaan dapat melihat secara objektif kondisi eksternal, sehingga dapat mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis dan mampu bertahan pada persaingan bisnis yang ketat.
Pemenuhan standar eksternal pada PT ini adalah sebagai berikut:
Sumber Daya
Mengembangkan dan meningkatkan sumberdaya secara kualitas dan kuantitas (bila dibutuhkan)  yang dimiliki oleh perusahaan, baik sumber daya manusia maupun sumber daya lainnya.
Teknologi
Pengembangan teknologi yang dilakukan:
a.         Teknologi Informasi berbasis satelit untuk mengawasi pabrik – pabrik dan kantor – kantor cabang langsung dari kantor pusat.
b.         Teknologi Informasi untuk pengawasan persediaan dan distribusi produk.
c.          Teknologi produksi untuk menjaga dan meningkatkan kualitas produk.
Kerja sama Dengan Perusahaan Lain
Dengan adanya kerja sama antar perusahaan lain dan memiliki suatu tujuan yang sama, maka akan membentuk sebuah tujuan yang jelas dan tentunya akan menguntungkan bagi perusahaan yang saling bekerja sama tersebut.



9)      PO9.Mengkaji Resiko
Nama Perusahaan
Penjelasan
PT INDOFOOD
Risiko bisnis yang dihadapi oleh PT Indofood Sukses Makmur Tbk dipengaruhi oleh beberapa faktor. Jenis risiko yang pertama adalah risiko murni, PT Indofood Sukses Makmur Tbk. mungkin saja menanggung risiko tersebut apabila misalnya terjadi kebakaran atau pencurian asset seperti pencurian persediaan. Sedangkan jenis risiko berikutnya adalah risiko spekulatif. Risiko spekulatif ini dapat meliputi variabilitas dari biaya input, harga jual, dan permintaan, kemudian dapat juga meliputi kemampuan menjual produk baru dan mengembangkan produk yang sudah ada, dan tingkat nilai tukar rupiah terhadap dolar. Risiko yang dihadapi perusahaan diantaranya:
o    Risiko keamanan pangan
Sebagai produsen makanan olahan dalam kemasan dan memiliki konsumen dari segala usia, Perseroan menghadapi risiko yang berhubungan dengan keamanan produk barang jadi yang dipasarkan.
Walaupun Perseroan telah memperhatikan faktor higienis makanan dan memastikan bahwa bahan baku yang dipergunakan telah sesuai dengan yang ditetapkan oleh instansi yang berwenang dan memenuhi persyaratan untuk memperoleh sertifikat halal, namun tidak tertutup kemungkinan bahwa produk makanan tersebut dapat tercemar ataupun terkena isu negatif lainnya. Apabila terjadi, hal tersebut dapat memberikan dampak negatif terhadap kegiatan usaha dan operasional Perseroan.

o    Risiko fluktuasi harga bahan baku dan komoditas
Harga dan biaya produksi Perseroan dipengaruhi oleh harga bahan baku di pasar internasional, terutama gandum yang digunakan untuk memproduksi tepung terigu Grup Bogasari, dan bahan baku lainnya yang diimpor seperti SMP dan resin (bahan baku untuk pembuatan kemasan).
Harga tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain:
·      Tingkat produksi bahan baku dunia.
·      Tingkat penawaran dan permintaan produk.
·      Tingkat konsumsi dunia atas produk-produk; dan
·      Perkembangan perekonomian dunia pada umumnya.
Fluktuasi harga bahan baku di pasar internasional dan depresiasi nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing dapat memberikan dampak negatif terhadap kegiatan operasional dan kondisi keuangan Perseroan. Walaupun Perseroan dapat menaikkan harga jual produknya akan tetapi Perseroan tidak dapat secara langsung meningkatkan harga jual produk sedemikian rupa sejalan dengan kenaikan harga bahan baku di pasar internasional dan depresiasi nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing.
o    Risiko peningkatan kompetisi pada segmen usaha
Sebagian besar produk Perseroan menghadapi kompetisi baik dari perusahaan lokal maupun internasional. Tidak dapat dipastikan bahwa kompetitor tidak akan mengoptimalkan upayanya dalam berkompetisi untuk meningkatkan pangsa pasarnya dan/atau tidak akan ada tambahan pesaing domestik maupun asing yang memasuki pasar dimana Perseroan beroperasi. Peningkatan kompetisi tersebut dapat mempengaruhi kemampuan Perseroan untuk mempertahankan atau menaikkan pendapatannya.
o    Risiko suksesi dan ketrampilan tenaga kerja
Kesuksesan Perseroan tidak luput dari faktor ketersediaan tenaga kerja yang handal untuk terus dapat melakukan yang terbaik serta mendukung budaya untuk terus berinovasi agar memperoleh hasil yang unggul. Oleh karena itu Perseroan menyadari risiko kegagalan pengembangan karyawan atau mempertahankan tenaga kerja bertalenta dapat mempengaruhi kegiatan bisnis, daya saing, dan pertumbuhan Perseroan secara nyata.
o    Risiko bencana alam, iklim dan cuaca ekstrim
Secara geografis, fasilitas Perseroan berupa kantor, pabrik, perkebunan dan gudang distribusi, hampir seluruhnya berlokasi di Indonesia yang berlokasi di pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi.
Letak Indonesia berada di zona pertemuan dari tiga lempengan bumi utama yang berpotensi mengalami gempa bumi, tsunami, gelombang laut dan letusan gunung berapi. Hal ini dapat terjadi di luar kendali Perseroan, dan dapat membahayakan keselamatan karyawan, merusak fasilitas, dan mengganggu jalur distribusi. Walaupun risiko ini tidak berdampak negatif secara langsung terhadap kegiatan usaha Perseroan di masa lampau, tetapi bencana tersebut dapat berdampak negatif terhadap keadaan ekonomi Indonesia pada umumnya yang secara tidak langsung akan berdampak juga terhadap Perseroan. Selain itu, beberapa kegiatan usaha dan hasil operasional Perseroan juga tergantung pada iklim dan kondisi cuaca.
Risiko yang berhubungan dengan hal tersebut akhir-akhir ini meningkat dengan adanya efek rumah kaca di atmosfer yang berdampak buruk terhadap suhu global dan perubahan suhu secara ekstrim. Kondisi tersebut dapat berdampak negatif terhadap produktivitas, kinerja dan prospek usaha Perseroan.








10)  PO10.Mengelola Proyek Teknologi Perusahaan
Nama Perusahaan
Penjelasan
PT INDOFOOD
Sistem Informasi memiliki pengertian suatu sistem yang memiliki fungsi menghasilkan informasi-informasi yang dibutuhkan pihak user. Komponen yang termasuk sistem informasi meliputi infrastruktur hardware, Software dan ketersediaan sumber daya manusia bidang teknologi informasi. Proyek teknologi informasi mencakup sebagian atau keseluruhan dari rangkaian aktivitas rekayasa pembangunan sistem informasi.
Proyek-proyek teknologi informasi yang ada di Perusahaan PT Indofood:
·         Proyek sistem teknologi informasi untuk mendukung pelaksanaan operasional pada perusahaan.
·         Proyek pembangunan infrastruktur E-Government.
·         Proyek pengembangan sistem CRM (Customer Relationship Management).
·         Proyek pembangunan sistem E-business pada PT. Global Jaya.
·         Proyek pembangunan jaringan komputer kantor pusat dan cabang.
·         Proyek penjualan elektronik (E-Commerce).


11)  P011. Memelihara Kualitas
Nama Perusahaan
Penjelasan
PT INDOFOOD
Cara yang digunakan Perusahaan PT Indofood ini dalam memelihara kualitas perusahaan khususnya dibidang Teknologi Infoermasi yaitu:
·         Selalu mengikuti pedoman tata kelola IT yang baik dan benar, serta menjaga agar selalu menjadi keuntungan bagi perusahaan.
·         Mendefinisikan peran strategis dan ruang lingkup Sistem Manajemen Mutu yangdiadopsi oleh organisasi, sebagai suatu signal seriusnya manajemen dalammentargetkan tercapainya standar kinerja bagi seluruh aplikasi teknologi informasiyang dimiliki.
·         Mengembangkan dan memelihara Sistem Manajemen Mutu yang disepakati bersama,dengan cara menyusun, mengedukasi, dan mensosialisasikannya ke segenap jajaranorganisasi.
·         Menyusun dan memperkenalkan standar kualitas kinerja teknologi informasi diseluruh jajaran organisasi, dimana dapat dilakukan dengan mengadopsi standarinternasional yang sudah ada maupun membuat atau menentukannya sendiri.
·         Menyusun dan mengelola rencana implementasi standar dan perbaikan kualitas yangberkesinambungan, dimana proses ini dilakukan secara bertahap agar kelak menjadisebuah budaya tersendiri di organisasi.
·         Mengukur, menmantau, dan memonitor kinerja teknologi informasi berdasarkanstandar kualitas yang telah ditentukan, sebagai parameter tercapai atau tidaknyasasaran organisasi.