IT GOVERNMENT
MENYUSUN PERENCANAAN
DAN ORGANISASI PT INDOFOOD
Dosen Pembimbing : Firamon Syakti, M.M., M.Kom.
Kelas SI5M
Nama Kelompok:
·
M.Denny Richardo (171410089
·
Iffan Marta Alfallah (171410082
·
Gilang Ramanda Purba (171410082
·
Muhamad Erwin Saputra (171410095
·
Muhammad Farhan (171410110)
JURUSAN SISTEM INFORMASI
FAKULTAS ILMU KOMPUTER
TAHUN AJARAN 2019/2020
1) PO1. Menyusun Rencana Strategis
Teknologi Informasi
Nama Perusahaan
|
Penjelasan
|
PT INDOFOOD
|
Strategi Teknologi Informasi yang digunakan
didalam PT ini yaitu:
·
Informasi, informasi adalah salah satu asset
penting yang sangat berharga bagi kelangsungan hidup suatu organisasi/bisnis
atau perusahaan, pertahanan keamanan
dan keutuhan sebuah perusahaan, kepercayaan publik atau konsumen, sehingga
harus dijaga ketersediaan, ketepatan dan keutuhan informasinya. Informasi
dapat disajikan dalam berbagai format seperti: teks, gambar, audio, maupun
video. Manajemen pengelolaan informasi dibagian IT menjadi penting ketika
terkait dengan kredibilitas dan kelangsungan hidup orang banyak.
·
Data, sebuah data sangat penting bagi
perusahaan dimana data ini adalah cangkupan diseluruh bagian perusahaan baik
itu keuangan, operasi, karyawan, dan sebagainya. PT Indofood memiliki
software yang bisa menyimpan semua data yang ada dan diperlukan oelh
perusahaan tersebut.
Saat
ini perusahaan mempunyai empat Kelompok Bisnis Strategis :
·
Perusahaan pembuat merk produk, yang
memproduksi pembungkus mulai dari mi, bumbu makanan, snack hingga makanan
khusus. Kelompok ini didukung oleh pembuat resep makanan, pengemasan dan
divisi internasional
·
Perusahaan Bogasari, yang menghasilkan
tepung seperti halnya pasta dan yang didukung oleh bagian pengiriman unit.
·
Perusahaan agribisnis, aktivitasnya adalah
mengolah riset dan pengembangan benih kelapa sawit yang membudidayakan
penanaman seperti halnya penyulingan dan pemasaran minyak goring, margarine ,
dan sebagainya. Ada juga yang operasinya meliputi the, karet, dan perkebunan
coklat.
·
Yang terakhir adalah Perusahaan Distribusi
yang paling luas di Indonesia, yaitu mendistribusikan mayoritas produk
Indofoodd seperti halnya pihak ketiga.
Visi Indofoodd adalah “To Become a Total
Food Solutions Company” dan misinya:
- Meningkatkan
stakeholders’ value secara terus menerus
- Meningkatkan
SDM, proses dan teknologi secara terus menerus
- Menghasilkan
mutu tinggi, inovatif dan produk yang disukai pelanggan
- Memastikan
ketersediaan produk ke pelanggan domestic dan internasional
- Berperan
untuk peningkatan mutu hidup Indonesia dengan menekankan gizi
|
2) PO2. Mendefinisikan Arsitektur
Informasi Korporat
Nama Perusahaan
|
Penjelasan
|
PT INDOFOOD
|
Arsitektur Informasi yang dimiliki oleh PT
ini adalah:
1. Komite Audit
Komite Audit
dibentuk dan disusun untuk memenuhi ketentuan dalam peraturan Badan Pengawas
Pasar Modal dan Lembaga Keuangan. Misi Komite Audit adalah membantu Dewan
Komisaris PT Indofood CBP Sukses Makmur tbk. dalam menjalankan peran
pengawasan dengan mengkaji laporan keuangan perseroan.
2. Audit Internal
Audit internal
bertanggung jawab untuk mengevaluasi efektifitas sistem pengendalian internal
Indofood, memastikan bahwa seluruh prosedur telah dilaksanakan sesuai dengan
ketentuan dan tepat waktu, serta memastikan reliability informasi operasional
dan keuangan serta kepatuhan atas ketentuan dan kebijakan perseroan. Di
samping itu, Audit Internal juga bertanggung jawab kepada direksi dan
bertugas untuk melaksanakan audit dan mengawasi operasi perseroan untuk
memberikan keyakinan bahwa pengelolaan di semua tingkatan telah dilaksanakan
secara baik. Audit Internal secara berkala disampaikan kepada anggota komite
audit direksi.
3. Sekretaris
Perusahaan
Sekretaris
Perusahaan bertugas sebagai penghubung antara perseroan dengan institusi
pasar modal, pemegang saham, dan masyarakat. Sekretaris Perusahaan juga
bertanggung jawab untuk memastikan kepatuhan pada peraturan dan ketentuan
pasar modal, memberikan saran kepada direksi tentang perubahan peraturan,
serta mengatur pertemuan direksi.
4. Manajemen
Operasional
Setiap Manajer
Operasional bertanggung jawab kepada direksi atas setiap kegiatan operasional
perusahaan, mengkoordinir kegiatan operasional, serta sebagai penentu
kebijakan operasional.
5. Manajemen
Korporasi
Setiap Manajemen
Korporasi memiliki fungsi masing-masing sebagai pengelola kegiatan perseroan.
6. Investor
Relations
Investor Relations
memiliki tanggung jawab utama untuk mengkomunikasikan secara proaktif kinerja
keuangan perseroan maupun informasi lainnya secara konsisten dan transparan
kepada analisis maupun investor.
7. Pengendalian
Internal dan Manajemen Resiko
Manajemen Indofood
bertanggung jawab dalam pembentukan dan penerapan pengendalian internal yang
memadai, perkiraan resiko, dan pengelolaan resiko melalui sistem yang
dirancang untuk memberikan keyakinan yang memadai bagi manajemen dan direksi.
|
3) PO3. Menentukan Arah Perkembangan
Teknologi
Nama Perusahaan
|
Penjelasan
|
PT INDOFOOD
|
Perkembangan
teknologi pada PT Indofood dimulai pada saat era teknologi sudah terjadi dan
sudah ada pada saat dibangunnya perusahaan ini. PT Indofood sudah dari dulu
menggunakan Teknologi untuk keperluan perusahaannya tersebut. Bahkan didalam MISI perusahaan ini juga terdapat hal
yang mencakup teknologi “Meningkatkan SDM, proses
dan teknologi secara terus menerus” Itu artinya PT ini
memang mengutamakan teknologi didalam perusahaannya tersebut. Apalagi dalam
hal pembuatan produk dan dalam hal pendataan semua laporan semuanya
menggunakan teknologi sebagai kebutuhan perusahaan itu sendiri. Semua ini
sudah ditanggung jawabkan oleh manajer itu sendiri.
|
4) PO4. Merancang Struktur Organisasi
Teknologi Informasi
Nama Perusahaan
|
Penjelasan
|
|
PT INDOFOOD
|
Struktur Organisasi
PT ini terbagi menjadi empat bagian, yaitu :
1. 1. Executive Information System (EIS),
2. 2. Decision Support System (DSS),
3. 3. Management Information System (MIS), dan
4. 4. Transaction Processing System (TPS).
– Executive
Information System (EIS)
Direktur Utama
Perseroan dipimpin oleh seorang direktur utama yang
dibantu oleh delapan angota direksi lainnya dalam mengelola usaha perseroan
diseluruh bidang. Direktur utama bertanggung jawab dalam mengembangkan arahan
strategis perseroan dan memastikan bahwa seluruh target dan tujuan dapat tercapai.
– Decision Support System (DSS)
1. Direksi
Direksi bertugas untuk membantu Direktur Utama dalam
mengelola usaha perseroan.
2. Dewan Komisaris
Dewan Komisaris memiliki tugas utama untuk mengawasi
direksi dalam menjalankan kegiatan dan mengelola perseroan.
– Management Information System (MIS)
1. Komite Audit
Komite Audit dibentuk dan disusun untuk memenuhi
ketentuan dalam peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan.
Misi Komite Audit adalah membantu Dewan Komisaris PT Indofood CBP Sukses
Makmur tbk.
2. Audit Internal
Audit internal bertanggung jawab untuk mengevaluasi
efektifitas sistem pengendalian internal Indofood, memastikan bahwa seluruh
prosedur telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan tepat waktu, serta
memastikan reliability informasi operasional dan keuangan serta kepatuhan
atas ketentuan dan kebijakan perseroan. Di samping itu, Audit Internal juga
bertanggung jawab kepada direksi dan bertugas untuk melaksanakan audit dan
mengawasi operasi perseroan untuk memberikan keyakinan bahwa pengelolaan di
semua tingkatan telah dilaksanakan secara baik. Audit Internal secara berkala
disampaikan kepada anggota komite audit direksi.
3. Sekretaris Perusahaan
Sekretaris Perusahaan bertugas sebagai penghubung
antara perseroan dengan institusi pasar modal, pemegang saham, dan
masyarakat. Sekretaris Perusahaan juga bertanggung jawab untuk memastikan
kepatuhan pada peraturan dan ketentuan pasar modal, memberikan saran kepada
direksi tentang perubahan peraturan, serta mengatur pertemuan direksi.
4. Manajemen Operasional
Setiap Manajer Operasional bertanggung jawab kepada
direksi atas setiap kegiatan operasional perusahaan, mengkoordinir kegiatan
operasional, serta sebagai penentu kebijakan operasional.
5. Manajemen Korporasi
Setiap Manajemen Korporasi memiliki fungsi
masing-masing sebagai pengelola kegiatan perseroan.
6. Investor Relations
Investor Relations memiliki tanggung jawab utama
untuk mengkomunikasikan secara proaktif kinerja keuangan perseroan maupun
informasi lainnya secara konsisten dan transparan kepada analisis maupun
investor.
7. Pengendalian Internal dan Manajemen Resiko
Manajemen Indofood bertanggung jawab dalam
pembentukan dan penerapan pengendalian internal yang memadai, perkiraan
resiko, dan pengelolaan resiko melalui sistem yang dirancang untuk memberikan
keyakinan yang memadai bagi manajemen dan direksi.
– Transaction Processing System (TPS)
Divisi pada Manajemen Operasional antara lain
§
Divisi Mie Instan
§
Divisi Packaging
§
Divisi Dairy
§
Divisi Nutrisi dan Makanan Khusus
§
Divisi Snack Foods
§
Divisi Food Seasonings
§
Divisi Internasional
§
Divisi Bogasari
§
Divisi Agribisnis
§
Divisi Distribusi
Divisi pada Manajemen Korporasi antara lain
§
Divisi Treasury
§
Divisi Controller
§
Divisi Central Marketing
§
Divisi Corporate Purchasing
§
Divisi Investor Relations and Corporate Secretary
§
Divisi CHR and CPR
§
Divisi Legal
§
Divisi Corporate Internal Audit
§
Divisi Research and Development
§
Divisi Information Technology
|
|
5) PO5. Mempertimbangkan Investasi
Teknologi Informasi
Nama Perusahaan
|
Penjelasan
|
PT INDOFOOD
|
Investasi atau finansial Teknologi Informasi
didalam PT Indofood ini sudah mempertimbangkan finansial yang diperoleh. Baik
itu dibidang pemrosesan produk, keperluan yang dibutuhkan didalam perusahaan,
serta keuntungan yang didapat di penjualan produk tersebut. Dengan adanya
teknologi informasi ini sangat menguntungkan PT Indofood, karena bisa
menghasilkan pemasokan dan pemrosesan bahan baku atau keperluan lainnya serta
sangat menguntungkan digunakan kedalam pemasaran produk PT ini.
|
6) PO6. Mengkomunikasikan Arah dan
Sasaran Manajemen
Nama Perusahaan
|
Penjelasan
|
||||||||||
PT INDOFOOD
|
PT. Indofood akan terus berjuang sepanjang
tahun untule lebih lanjut membina hubungan baik di semua tingkat staf dan
manajemen untuk saling menguntungkan. PT ini melakukan program pelatihan
setiap tahunnya. Program pelatihan bertujuan untuk meningkatkan produktivitas
dan efisiensi dalam rangka membantu semua divisi dalam mempertahankan pangsa pasar dan keuntungan di pasar yang
semakin kompetitif.
|
||||||||||
|
7) PO7. Mengembangkan Sumber Daya Manusia
Nama Perusahaan
|
Penjelasan
|
PT INDOFOOD
|
Menyadari pentingnya peran pelatihan
SDM dalam mendukung kesuksesan dan kesinambungan
perseroan. Itulah mengapa perusahaan ini menempatkan manajamen sumber daya
manusia sebagai salah satu strategi dan kunci utama menuju kesuksesan
kinerja. Hingga kini, PT Indofood telah mempekerjakan puluhan ribu karyawan
dengan kondisi demokrasi dan kompetensi yang berbeda. Pada level kerja yang
lebih tinggi, SDM dibekali kemampuan manajerial dan leadership. Tak jarang
proses pengembangan juga diikuti dengan penyediaan fasilitas pelatihan baru
serta modul-modul pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan.
Besarnya perhatian yang diberikan perusahaan Indofood terhadap sumber
daya manusianya ditunjukkan dengan pemberian pelatihan berdasarkan kebutuhan
kompetensi di setiap jabatan, mulai dari tingkat jabatan operatif yang
bersifat teknis hingga tingkat yang lebih tinggi dan bersifat kompetensi manajerial dan leadership.
Keseriusan ini sejalan dengan misi perusahaan, yaitu memberikan solusi
atas kebutuhan pangan secara berkelanjutan; senantiasa meningkatkan
kompetensi karyawan, tingkat produksi, dan teknologi; memberikan kontribusi
bagi kesejahteraan masyarakat dan lingkungan secara berkelanjutan; dan
meningkatkan stakeholders’ values secara berkesinambungan. Berikut ini hal-hal yang dilaksanakan dalam pengembangan
talenta SDM di perusahaan Indofood:
|
8) PO8.Menjamin Pemenuhan Standar
Eksternal
Nama Perusahaan
|
Penjelasan
|
PT INDOFOOD
|
Melalui perencanaan strategi yang bersifat
dinamis dan fleksibel, sebuah perusahaan dapat melihat secara objektif
kondisi eksternal, sehingga dapat
mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis dan mampu bertahan pada persaingan
bisnis yang ketat.
Pemenuhan standar eksternal pada PT ini
adalah sebagai berikut:
Sumber Daya
Mengembangkan dan meningkatkan sumberdaya secara
kualitas dan kuantitas (bila dibutuhkan)
yang dimiliki oleh perusahaan, baik sumber daya manusia maupun sumber
daya lainnya.
Teknologi
Pengembangan teknologi yang dilakukan:
a.
Teknologi
Informasi berbasis satelit untuk mengawasi pabrik – pabrik dan kantor –
kantor cabang langsung dari kantor pusat.
b.
Teknologi
Informasi untuk pengawasan persediaan dan distribusi produk.
c.
Teknologi
produksi untuk menjaga dan meningkatkan kualitas produk.
Kerja sama Dengan Perusahaan Lain
Dengan
adanya kerja sama antar perusahaan lain dan memiliki suatu tujuan yang sama,
maka akan membentuk sebuah tujuan yang jelas dan tentunya akan menguntungkan
bagi perusahaan yang saling bekerja sama tersebut.
|
9) PO9.Mengkaji Resiko
Nama Perusahaan
|
Penjelasan
|
PT INDOFOOD
|
Risiko
bisnis yang dihadapi oleh PT Indofood Sukses Makmur Tbk dipengaruhi oleh
beberapa faktor. Jenis risiko yang pertama adalah risiko murni, PT Indofood
Sukses Makmur Tbk. mungkin saja menanggung risiko tersebut apabila misalnya terjadi
kebakaran atau pencurian asset seperti pencurian persediaan. Sedangkan jenis
risiko berikutnya adalah risiko spekulatif. Risiko spekulatif ini dapat
meliputi variabilitas dari biaya input, harga jual, dan permintaan, kemudian
dapat juga meliputi kemampuan menjual produk baru dan mengembangkan produk
yang sudah ada, dan tingkat nilai tukar rupiah terhadap dolar. Risiko yang
dihadapi perusahaan diantaranya:
o Risiko keamanan pangan
Sebagai produsen makanan olahan dalam kemasan dan
memiliki konsumen dari segala usia, Perseroan menghadapi risiko yang
berhubungan dengan keamanan produk barang jadi yang dipasarkan.
Walaupun Perseroan telah memperhatikan faktor
higienis makanan dan memastikan bahwa bahan baku yang dipergunakan telah
sesuai dengan yang ditetapkan oleh instansi yang berwenang dan memenuhi
persyaratan untuk memperoleh sertifikat halal, namun tidak tertutup
kemungkinan bahwa produk makanan tersebut dapat tercemar ataupun terkena isu
negatif lainnya. Apabila terjadi, hal tersebut dapat memberikan dampak
negatif terhadap kegiatan usaha dan operasional Perseroan.
o Risiko fluktuasi harga bahan baku dan komoditas
Harga dan biaya produksi Perseroan dipengaruhi oleh
harga bahan baku di pasar internasional, terutama gandum yang digunakan untuk
memproduksi tepung terigu Grup Bogasari, dan bahan baku lainnya yang diimpor
seperti SMP dan resin (bahan baku untuk pembuatan kemasan).
Harga
tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain:
· Tingkat produksi bahan baku dunia.
· Tingkat penawaran dan permintaan produk.
· Tingkat konsumsi dunia atas produk-produk; dan
· Perkembangan perekonomian dunia pada umumnya.
Fluktuasi harga bahan baku di pasar internasional
dan depresiasi nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing dapat memberikan
dampak negatif terhadap kegiatan operasional dan kondisi keuangan Perseroan.
Walaupun Perseroan dapat menaikkan harga jual produknya akan tetapi Perseroan
tidak dapat secara langsung meningkatkan harga jual produk sedemikian rupa
sejalan dengan kenaikan harga bahan baku di pasar internasional dan
depresiasi nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing.
o Risiko peningkatan kompetisi pada segmen usaha
Sebagian besar produk Perseroan menghadapi kompetisi
baik dari perusahaan lokal maupun internasional. Tidak dapat dipastikan bahwa
kompetitor tidak akan mengoptimalkan upayanya dalam berkompetisi untuk
meningkatkan pangsa pasarnya dan/atau tidak akan ada tambahan pesaing
domestik maupun asing yang memasuki pasar dimana Perseroan beroperasi.
Peningkatan kompetisi tersebut dapat mempengaruhi kemampuan Perseroan untuk
mempertahankan atau menaikkan pendapatannya.
o Risiko suksesi dan ketrampilan tenaga kerja
Kesuksesan Perseroan tidak luput dari faktor
ketersediaan tenaga kerja yang handal untuk terus dapat melakukan yang terbaik
serta mendukung budaya untuk terus berinovasi agar memperoleh hasil yang
unggul. Oleh karena itu Perseroan menyadari risiko kegagalan pengembangan
karyawan atau mempertahankan tenaga kerja bertalenta dapat mempengaruhi
kegiatan bisnis, daya saing, dan pertumbuhan Perseroan secara nyata.
o Risiko bencana alam, iklim dan cuaca ekstrim
Secara geografis, fasilitas Perseroan berupa kantor,
pabrik, perkebunan dan gudang distribusi, hampir seluruhnya berlokasi di
Indonesia yang berlokasi di pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi.
Letak Indonesia berada di zona pertemuan dari tiga
lempengan bumi utama yang berpotensi mengalami gempa bumi, tsunami, gelombang
laut dan letusan gunung berapi. Hal ini dapat terjadi di luar kendali
Perseroan, dan dapat membahayakan keselamatan karyawan, merusak fasilitas,
dan mengganggu jalur distribusi. Walaupun risiko ini tidak berdampak negatif
secara langsung terhadap kegiatan usaha Perseroan di masa lampau, tetapi
bencana tersebut dapat berdampak negatif terhadap keadaan ekonomi Indonesia
pada umumnya yang secara tidak langsung akan berdampak juga terhadap
Perseroan. Selain itu, beberapa kegiatan usaha dan hasil operasional
Perseroan juga tergantung pada iklim dan kondisi cuaca.
Risiko yang berhubungan dengan hal tersebut
akhir-akhir ini meningkat dengan adanya efek rumah kaca di atmosfer yang
berdampak buruk terhadap suhu global dan perubahan suhu secara
ekstrim. Kondisi tersebut dapat berdampak negatif terhadap
produktivitas, kinerja dan prospek usaha Perseroan.
|
10) PO10.Mengelola Proyek Teknologi
Perusahaan
Nama Perusahaan
|
Penjelasan
|
PT INDOFOOD
|
Sistem Informasi
memiliki pengertian suatu sistem yang memiliki fungsi menghasilkan
informasi-informasi yang dibutuhkan pihak user. Komponen yang termasuk sistem
informasi meliputi infrastruktur hardware, Software dan ketersediaan sumber
daya manusia bidang teknologi
informasi. Proyek teknologi informasi mencakup sebagian atau keseluruhan
dari rangkaian aktivitas rekayasa pembangunan sistem informasi.
Proyek-proyek
teknologi informasi yang ada di Perusahaan PT Indofood:
·
Proyek sistem
teknologi informasi untuk mendukung pelaksanaan operasional pada perusahaan.
·
Proyek pembangunan
infrastruktur E-Government.
·
Proyek pengembangan
sistem CRM (Customer Relationship Management).
·
Proyek pembangunan
sistem E-business pada PT. Global Jaya.
·
Proyek pembangunan
jaringan komputer kantor pusat dan cabang.
·
Proyek penjualan
elektronik (E-Commerce).
|
11) P011. Memelihara Kualitas
Nama Perusahaan
|
Penjelasan
|
PT INDOFOOD
|
Cara yang digunakan Perusahaan PT Indofood
ini dalam memelihara kualitas perusahaan khususnya dibidang Teknologi
Infoermasi yaitu:
·
Selalu mengikuti pedoman tata kelola IT yang
baik dan benar, serta menjaga agar selalu menjadi keuntungan bagi perusahaan.
·
Mendefinisikan
peran strategis dan ruang lingkup Sistem Manajemen Mutu yangdiadopsi oleh
organisasi, sebagai suatu signal seriusnya manajemen dalammentargetkan
tercapainya standar kinerja bagi seluruh aplikasi teknologi informasiyang
dimiliki.
·
Mengembangkan dan memelihara Sistem
Manajemen Mutu yang disepakati bersama,dengan cara menyusun,
mengedukasi, dan mensosialisasikannya ke segenap jajaranorganisasi.
·
Menyusun dan memperkenalkan standar kualitas
kinerja teknologi informasi diseluruh jajaran organisasi, dimana dapat
dilakukan dengan mengadopsi standarinternasional yang sudah ada maupun membuat
atau menentukannya sendiri.
·
Menyusun dan mengelola
rencana implementasi standar dan perbaikan
kualitas yangberkesinambungan, dimana proses ini dilakukan secara
bertahap agar kelak menjadisebuah budaya tersendiri di organisasi.
·
Mengukur, menmantau, dan memonitor kinerja
teknologi informasi berdasarkanstandar kualitas yang telah ditentukan,
sebagai parameter tercapai atau tidaknyasasaran organisasi.
|
